Abstrak
Penyakit darah tinggi yang lebih
dikenal sebagai hipertensi memang bukan pembunuh
sejati. Tetapi penyakit ini digolongkan sebagai the selent killer (pembunuh
diam-diam). Pemanfaatan Mentimun (cucumis saivus) merupakan salah satu terapi non farmakologis yang
ditawarkan untuk menurunkan tekanan darah
tinggi. Dimana mentimun (cucumis sativus) memiliki sifat diuretik yang dapat menurunkan tekanan darah dengan cara
mengeluarkkan cairan tubuh (melalui air
seni). Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif observasional. Pemanfaatan mentimun (cucumis
sativus) dalam penelitian ini dilakukan
selama 7 hari sebanyak 2 kali sehari mulai tanggal 25 Desember 2009 sampai 1 Januari 2010. Berdasarkan teknik
purposif sampling diperoleh sampel sebanyak
20 orang. Sampel ini terbagi dalam 2 kelompok, 10 orang kelompok yang memanfaatkan dan 10 orang kelompok yang
tidak memanfaatkan. Pada kedua kelompok
dilakukan pengukuran tekanan darah pre dan post pemanfaatan mentimun (cucumis sativus). Dan datanya
dicatat dalam lembar observasi tekanan darah.
Kemudian data penelitian ini di analisa dengan uji statistik deskripif, odds ratio dan inferensial.
Berdasarkan data
demografi pada kedua kelompok sebanyak (55%)
berada pada rentang 41-60, (70%) berjenis kelamin perempuan, dan berdasarkan BMI (15%) mempunyai berat badan
berlebih dan (10%) adalah obesitas. Jika
dilihat dari tingkat pemanfaatan sebanyak 70% cukup memanfaatkan dan 30% kurang memanfaatkan.
Sementara hasil analisa data dengan uji
odds ratio menunjukkan bahwa responden
yang memanfaatkan mentimun 81 kali lebih
besar mengalami penurunan tekanan darah dibandingkan responden yang tidak memanfaatkan mentimun.
Sedangkan dengan uji paired ttest menunjukkan bahwa tekanan darah kelompok yang
memanfaatkan berbeda antara
pre-post pemanfaatan mentimun (sistolik:
t=6.319, p=0.000; diastolik: t=6.8666,
p=0.000). Selanjutnya dengan uji independent t-test, penelitian ini juga menemukan bahwa tekanan darah kelompok yang
memanfaatkan berbeda dengan kelompok
yang tidak memanfaatkan (sistolik: t=-2.522, p=0.021; diastolik: t=-2.969,
p=0.08). Penemuan ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan setelah pemanfaatan
mentimun (cucumis sativus). Juga terdapat
perbedaan tekanan darah yang signifikan bila dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penemuan
penelitian ini menunjukkan bahwa menimun
(cucumis sativus) dapat dimanfaatkan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.Proposal Skripsi Keperawatan: Pemanfaatan Mentimun (cucumis sativus) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar