ABSTRAK
Keluarga merupakan pendukung
utama dalam proses penyembuhan pasien skizofrenia
untuk mencegah terjadinya kekambuhan. Dalam pemberian asuhan keperawatan, dukungan keluarga sangat penting
untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya
kekambuhan. Sikap keluarga yang tidak menerima pasien skizofrenia kembali akan membuat kekambuhan lebih cepat
Penelitian deskriptif korelasi ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia. Dengan menggunakan teknik
purposive sampling, sebanyak 32 responden
berpartisipasi dalam penelitian ini. Instrumen penelitian ini terdiri dari kuesioner data demografi, dukungan keluarga
dan kekambuhan.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ada hubungan yang signifikansi antara dukungan emosional dengan kekambuhan (p = 0,015 ; ρ = -0,426),
ada hubungan yang signifikansi antara dukungan informasi dengan kekambuhan (p =
0,000 ; ρ = -0,620), ada hubungan yang signifikansi
antara dukungan nyata dengan kekambuhan (p = 0,021 ; ρ = -0,407), ada hubungan yang signifikansi antara dukungan
pengharapan dengan kekambuhan (p = 0,017
; ρ = -0,419) dan ada hubungan yang signifikansi antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia (p =
0,015 ; ρ = -0,425). Diharapkan kepada perawat
untuk lebih melibatkan peran serta
keluarga dalam perawatan pasien skizofrenia
sehingga keluarga mampu merawat pasien di rumah dan akhirnya dapat memandirikan pasien.Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar