ABSTRAK
Perilaku kekerasan merupakan
salah satu bentuk perilaku yang sering ditunjukkan oleh pasien gangguan jiwa. Pengetahuan
keluarga yang adekuat sangat dibutuhkan dalam
merawat pasien dengan perilaku kekerasan. Menerima kenyataan adalah kunci pertama proses penyembuhan dan pengendalian
perilaku kekerasan pasien. Penelitian deskriftif
korelasi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tentang perilaku kekerasan dengan kesiapan
keluarga dalam merawat pasien. Dengan ini
digunakan teknik purposive sampling, sebanyak 32 responden berpartisipasi pada penelitian ini. Instrumen penelitian terdiri
dari kuesioner karakteristik responden, kuesioner
pengetahuan keluarga tentang perilaku kekerasan dan kuesioner kesiapan keluarga dalam merawat pasien.
Data disajikan
dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (90,6 %) memiliki pengetahuan yang baik tentang
perilaku kekerasan, dan memiliki kesiapan yang cukup sebanyak 84,4 %. Pada penelitian
inir = 0,138 ; p = 0,45 ; p > 0,05 . Hal ini menunjukkan bahwa hipotesa penelitian (Ha)
ditolak yaitu hubungan rendah antara
tingkat pengetahuan keluarga tentang perilaku kekerasan dengan kesiapan keluarga dalam merawat pasien dirumah. Karena
banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi
kesiapan keluarga dalam merawat pasien yaitu struktur keluarga, sistem pendukung, sumber daya keluarga. Oleh
karena itu perawat harus mampu memberikan
pendidikan kesehatan jiwa dan mampu melibatkan peran serta keluarga dalam merawat pasien dirumah dan keluarga
diharapkan dapat melaksanakan lima tugas
kesehatan keluarga.Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Pengetahuan Keluarga tentang Perilaku Kekerasan dengan Kesiapan Keluarga dalam Merawat Pasien
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar