Abstrak
Kecenderungan gangguan jiwa semakin meningkat
seiring dengan terus berubahnya situasi
ekonomi dan politik kearah tidak menentu, prevalensinya bukan saja pada kalangan menengah kebawah
sebagai dampak langsung dari kesulitan
ekonomi, tetapi juga kalangan menengah keatas sebagai dampak langsung atau tidak langsung ketidakmampuan
individu dalam penyesuaian diri terhadap
perubahan sosial yang terus berubah. Hal ini menuntut pentingnya dukungan keluarga pasien gangguan jiwa Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan
bahwa terdapat hubungan yang bermakna
antara dukungan keluarga dengan lama hari rawat pasien gangguan jiwa peserta JamKesMas, yang berarti bahwa semakin
baik dukungan keluarga yang diberikan
maka semakin mempersingkat lama hari rawat pasien gangguan jiwa peserta JamKesMas.
dalam memotivasi mereka selama perawatan dan pengobatan sehingga memperpendek lama hari rawat pasien gangguan jiwa peserta JamKesMas. Penelitian
deskriptif korelasi ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan dukungan keluarga dengan lama hari rawat pasien gangguan jiwa peserta JamKesMas, dengan
menggunakan teknik accidental sampling
sebanyak 32 responden yang ditentukan berdasarkan tabel
power analysis berpartisipasi
pada penelitian ini. Instrumen penelitian ini terdiri dari kuesioner data demografi, kuesioner dukungan
keluarga dan kuesioner lama hari rawat.
Uji korelasi yang digunakan adalah Pearson Product Moments. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi
positif yang signifikan dengan interprestasi
hubungan sedang antara dukungan keluarga dengan lama hari rawat pasien gangguan jiwa peserta JamKesMas (r=
0,445; p= 0,011) pada level signifikan
(α) = 0,05.
Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Dukungan Keluarga dengan Lama Hari RawatPasien Gangguan Jiwa
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar