Abstrak
Masa kanak-kanak awal merupakan masa pemenuhan
aktivitas mandiri anak dengan
pergerakannya. Hal ini didukung oleh perkembangan motorik kasar. Perkembangan motorik kasar tidak
hanya didukung melalui pemenuhan status gizi saja akan tetapi didukung oleh stimulasi
yang diberikan. Ibu memiliki peran yang
besar dalam pemberian stimulasi. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan dan sikap ibu yang baik dalam pemberian
stimulasi perkembangan anak. Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian stimulasi perkembangan anak
dengan perkembangan motorik kasar anak
usia 3-5 tahun. Penelitian dilakukan di Kelurahan Kwala Bekala pada tahun 2010 dengan menggunakan desain
penelitian deskriptif korelasi.
Pengambilan sampel dilakukan secara
purposive sampling dengan jumlah sampel 32 orang ibu yang memilki anak usia 3-5
tahun. Analisa data dilakukan dengan menggunakan
uji Spearmen. Dari hasil penelitian didapatkan nilai signifikansi (p)=0,782 (p>0,05) untuk hubungan
pengetahuan ibu terhadap perkembangan motorik kasar anak dan didapatkan nilai
p=0,569 (p>0,05) untuk hubungan sikap ibu terhadap perkembangan motorik kasar anak
sehingga dinyatakan tidak ada hubungan
antara pengetahuan dan sikap ibu tentang
stimulasi perkembangan dengan
perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun. Baiknya pengetahuan dan sikap ibu tidak mendukung baiknya
perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun. Oleh karena itu perlu
mengidentifikasi hubungan faktor lain seperti status kesehatan anak, kecukupan energi, atau
aktivitas anak dengan perkembangan motorik
kasar anak.
Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Stimulasi Perkembangan terhadap Perkembangan Motorik Kasar
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar