Abstrak
Senam kaki dapat membantu
memperbaiki peredaran darah yang terganggu dan memperkuat otot-otot kecil kaki pada pasien
diabetes dengan neuropati. Selain itu dapat
memperkuat otot betis dan otot paha, mengatasi keterbatasan gerak sendi dan mencegah terjadinya deformitas. Keterbatasan
jumlah insulin pada penderita DM mengakibatkan
kadar gula dalam darah meningkat hal ini menyebabkan rusaknya pembuluh darah, saraf dan struktur internal
lainnya sehingga pasokan darah ke kaki semakin
terhambat, akibatnya pasien DM akan mengalami gangguan sirkulasi darah pada kakinya. Penelitian inibertujuan untuk
mengetahui pengaruh senam kaki dalam Meningkatkan
Sirkulasi Darah Kaki pada Pasien Diabetes Melitus sebelum dan sesudah di berikan perlakuan senam kaki di
RSUP Haji Adam Malik Medan. Sampel dalam
penelitian ini berjumlah 10 orang. 5 orang kelompok intervensi dan 5 orang kelompok kontrol. Desain penelitian yang
digunakan adalah quasy eksperiment. Data penelitian dianalisa dengan uji paired
t-test yaitu t-dependent dan
t-independent. Berdasarkan hasil analisa data
diketahui bahwa ada perbedaan sirkulasi darah sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki
dengan nilai p=0,001 (p<0,05).
Sedangkan pada kelompok
intervensi dan kontrol diperoleh p=0,002 (p=<0,05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan peningkatan
sirkulasi darah antara kelompok intervensi
dan kelompok kontrol Instrument penelitian menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop. Kesimpulan
dari penelitian ini adalah senam kaki dapat
meningkatkan sirkulasi darah kaki pada pasien Diabetes Melitus di RSUP Haji Adam Malik Medan. Saran untuk pendidikan
keperawatan agar mengintegrasikan materi
ini dalam pendidikan keperawatan, untuk peraktek keperawatan diharapkan perawat yang bekerja di ruangan tersebut mampu
melakukan senam kaki dan mengajarkannya
kepada pasien dan untuk peneliti selnjutnya dapat memperbanyak sampel penelitian, memperluas ruang lingkup
penelitian yang lebih mewakili sampel dan
sebaiknya menggunakan alat yang lebih sensitf untuk mengukur sirkulasi darah kaki enurut � a �f �g o-spacerun:yes'> abjad
beserta penjelasan tentang makna dan pemakaiannya. Kamus disn sesuai abjad dari A-Z dengan tujuan untuk memudahkan
pengguna kamus dalam mencari istilah
yang diinginkan dengan cepat dan mudah (Kamus Besar Bahasa Indonesia).
2.4 Kamus Digital Kamus digital
lebih mengutamakan pada fasilitas pengolahan kata elektronis, yaitu sebuah fasilitas yang memungkinkan aplikasi
pengolahan kata memeriksa ejaan dari dokumen
yang diketik. Hal ini dapat meminimumkan kemungkinan salah eja atau salah ketik. Di negara-negara maju, penggunaan
fasilitas pengolahan kata elektronis sangat
umum sehingga menjadi salah satu indikator pemilihan terhadap pengolahan kata yang hendak dipakai (Rinarizky, 2007).
Penggunaan kamus elektronis atau
kamus digital dalam aplikasi pemrosesan teks
merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan. Kamus merupakan basis pemeriksaan, basis pengetahuan, bahkan sebagai
basis penyelidikan. (Rinarizky, 2007).
Proposal Skripsi Keperawatan: Pengaruh Senam Kaki terhadap Peningkatan Sirkulasi Darah kaki
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar