ABSTRAK
Di Indonesia,
program pembangunan nasional Keluarga Berencana (KB) mempunyai arti yang sangat penting dalam upaya
mewujudkan manusia Indonesia sejahtera.
Namun penggunaan alat kontrasepsi pada akseptor masih mengalami banyak kendala, seperti efektivitas alat
kontrasepsi yang kurang baik dan kurangnya informasi tentang penggunaan alat kontrasepsi
menyebabkan terjadinya perubahan metode
alat kontrasepsi. Dari data laporan klinik KB tingkat Sumatera Utara pada bulan mei terdapat 771 akseptor, bulan juli
terdapat 588 akseptor, bulan agustus terdapat
300 akseptor, bulan September terdapat 123 akseptor, bulan oktober terdapat 617 akseptor, bulan nopember terdapat
551 akseptor yang berubah metode alat
kontrasepsinya. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis perubahan metode alat kontrasepsi pada akseptor KB di Desa Cempa
Kecamatan Hinai tahun 2010.
Penelitian ini
bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB yang
bertempat tinggal di Desa Cempa, sampel
adalah semua akseptor KB yang bertempat tinggal di dusun 6 dan 7 yang berjumlah 97 Akseptor. Dusun terpilih
ditentukan secara purposif dengan pertimbangan
dusun yang memiliki cakupan akseptor KB terbesar dan memenuhi sampel minimal. Analisis statistik dilakukan
dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Dari hasil
penelitian, prevalens rate perubahan metode alat kontrasepsi sebesar 34%. Hasil analisis bivariat
menunjukkan ada dua variabel yang mempunyai hubungan asosiasi yang bermakna yaitu
ketersediaan pelayanan KB (p=0,000), dan ketercapaian tempat pelayanan KB (p=0,004)
dengan perubahan metode alat kontrasepsi
dan tidak ada hubungan asosiasi antara umur (p=0,677), umur menikah (p=0,153), pendidikan (p=0,481), pekerjaan
(p=0,274), jumlah anak (p=0,060), pengetahuan
(p=0,846), persepsi terhadap nilai anak (p=0,212), dan keterjangkauan biaya pelayanan KB (p=1,000) dengan perubahan
metode alat kontrasepsi. Hasil analisis
multivariate diperoleh faktor dominan yang berhubungan dengan perubahan metode alat kontrasepsi adalah ketersediaan
pelayanan KB dengan persamaan regresi
logistic y = 1,486 + 1,815X.. Perlu
ditingkatkan penyuluhan tentang efektivitas setiap jenis alat kontrasepsi di Desa Cempa supaya setiap akseptor dapat
memilih alat kontrasepsinya dengan pilihan
yang rasional.
Skripsi Ilmu Kesehatan Masyarakat: Analisis Perubahan Metode Alat Kontrasepsi Pada Akseptor KB
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar