ABSTRAK
Kecelakaan lalu
lintas merupakan indikator utama tingkat keselamatan jalan raya. Di negara maju masalah keselamatan jalan
merupakan masalah yang sangat
diperhatikan guna mereduksi kuantitas
kecelakaan yang terjadi. Hal ini menjadi indikator terhadap pentingnya memahami
karakteristik kecelakaan. Pada
penelitian ini dibahas
masalah kecelakaan lalu lintas
yang terjadi di jalan Tol Belmera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menentukan karakterisitik kecelakaan,
faktor dominan penyebab kecelakaan, dan lokasi rawan kecelakaan (black spot) di jalan Tol Belmera. Metode
yang digunakan dalam
menentukan lokasi rawan
kecelakaan antara lain metode frekuensi,
penentuan Upper Control
Limit dan penentuan berdasarkan
tingkat kecelakaan.
Tingkat kecelakaan (accident rate) adalah merupakan jumlah kecelakaan yang terjadi pada suatu ruas atau seksi jalan selama periode tertentu yang ditinjau berdasarkan panjang jalan dan volume lalu-lintas yang melewati ruas tersebut tiap 100 juta kendaraan km. Sedangkan lokasi rawan kecelakaan (black spot) adalah suatu lokasi dimana tingkat kecelakaan tinggi dengan kejadian kecelakaan berulang dalam suatu ruang dan rentang waktu yang relatif sama yang diakibatkan oleh suatu penyebab tertentu. Data yang digunakan adalah data jumlah kecelakaan yang terjadi di jalan Tol Belmera yang terjadi tahun 2006-2010 yang dikelompokkan berdasarkan ruas per kilometer. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat lokasi rawan kecelakaan (black spot) di segmen ruas jalan Tol Belmera.
Tingkat kecelakaan (accident rate) adalah merupakan jumlah kecelakaan yang terjadi pada suatu ruas atau seksi jalan selama periode tertentu yang ditinjau berdasarkan panjang jalan dan volume lalu-lintas yang melewati ruas tersebut tiap 100 juta kendaraan km. Sedangkan lokasi rawan kecelakaan (black spot) adalah suatu lokasi dimana tingkat kecelakaan tinggi dengan kejadian kecelakaan berulang dalam suatu ruang dan rentang waktu yang relatif sama yang diakibatkan oleh suatu penyebab tertentu. Data yang digunakan adalah data jumlah kecelakaan yang terjadi di jalan Tol Belmera yang terjadi tahun 2006-2010 yang dikelompokkan berdasarkan ruas per kilometer. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat lokasi rawan kecelakaan (black spot) di segmen ruas jalan Tol Belmera.
Hasil
analisis juga menunjukkan bahwa kendaraan merupakan faktor
penyebab kecelakaan yang
paling mendominasi. Gambaran
komposisi karakteristik kecelakaan
dari pengolahan data
diketahui sebagai berikut
: jenis kecelakaan tunggal
merupakan jenis kecelakaan
yang kejadiannya paling
banyak sebesar 93,26
%, kendaraan truk
merupakan jenis kendaraan
yang paling besar
frekuensi keterlibatannya sebesar
53,388 %, waktu
paling sering terjadi
kecelakaan adalah pada
pukul 12.00-18.00 (40,54 %), dan cuaca cerah merupakan kondisi
cuaca yang paling dominan terjadi (97,97 %).
Proposal Skripsi Civil Engineering: Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Tol Belmera
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar