ABSTRAK
PT Indoteras
Sumatera Medan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan oli mesin untuk mesin
operasional dengan berbagai merek dan jenis.
Metode penelitian persediaan yang digunakan perusahaan adalah metode rata-rata (average). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui apakah pengendalian
intern atas persediaan yang ditetapkan perusahaan dapat mencegah terjadinya kecurangan. Teknik
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Metode analisisdata
yang digunakan adalah metode deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa pengendalian intern atas persediaan pada perusahaan belum berjalan dengan baik, karena jumlah karyawan yang bertugas di bagian gudang masih sedikit dan belum diimbangi dengan kegiatan yang terjadi di gudang, sering terjadi kehilangan barang dan kecurangan dalam manipulasi data persediaan dan jumlah persediaan yang dilaporkan oleh bagian gudang sering tidak sesuai dengan jumlah persediaan yang dicatat oleh bagian akuntansi. Berdasarkan hasil analisa penelitian yang dilakukan juga, diperoleh bahwa nilai persediaan akhir perusahaan adalah sebesar Rp 401.287.292 dengan laba kotor yang diperoleh sebesar Rp 1.822.834.052. Perolehan nilai persediaan akhir dan laba kotor ini lebih kecil dibandingkan penggunaan metode penilaian persediaan FIFO.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa pengendalian intern atas persediaan pada perusahaan belum berjalan dengan baik, karena jumlah karyawan yang bertugas di bagian gudang masih sedikit dan belum diimbangi dengan kegiatan yang terjadi di gudang, sering terjadi kehilangan barang dan kecurangan dalam manipulasi data persediaan dan jumlah persediaan yang dilaporkan oleh bagian gudang sering tidak sesuai dengan jumlah persediaan yang dicatat oleh bagian akuntansi. Berdasarkan hasil analisa penelitian yang dilakukan juga, diperoleh bahwa nilai persediaan akhir perusahaan adalah sebesar Rp 401.287.292 dengan laba kotor yang diperoleh sebesar Rp 1.822.834.052. Perolehan nilai persediaan akhir dan laba kotor ini lebih kecil dibandingkan penggunaan metode penilaian persediaan FIFO.
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar