Abstrak
Seorang anak bila menghadapi lingkungan yang
baru dikenal akan mengalami perasaan
takut dan cemas apalagi saat menghadapi tindakan invasif seperti pemasangan intravena di rumah sakit.
Cemas membuat individu merasa lemah
sehingga tidak berani dan mampu untuk bersikap dan bertindak secara rasional sesuai dengan yang seharusnya.
Mengatasi respon cemas tersebut dibutuhkan
dukungan dari keluarga sebagai sumber dukungan sosial paling tinggi untuk meredakan tekanan yang dirasakan anak.
Penelitian deskriptif korelatif ini bertujuan
mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan respon cemas anak usia sekolah terhadap pemasangan
intravena. Responden berjumlah 3 orang yang merupakan keluarga dan pasien anak
dengan pemasangan intravena di Rumah
Sakit Advent Medan.
Pengumpulan data berlangsung mulai bulan Januari sampai Maret 2010. Proses pengumpulan data
dilakukan dengan pengisian kuesioner
menggunakan metode wawancara. Uji korelasi yang digunakan adalah Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya
korelasi negatif antara dukungan keluarga
dengan respon cemas anak usia sekolah (r = - 0,458; p = 0,008) dengan interpretasi hubungan sedang. Dari hasil
penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat
hubungan dukungan keluarga dengan respon cemas anak terhadap pemasangan intravena. Diperlukan perhatian
khusus pada pasien anak, bukan hanya
pada masalah fisiknya saja, tetapi juga masalah psikologis. Hasil penelitian ini menjadi
evidence based bagi perawat
ruangan anak agar lebih peka dan memiliki
pemahaman pentingnya dukungan keluarga pada setiap intervensi yang akan diberikan khusunya pada pasien anak,
sehingga respon cemas dapat dihindari.Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Dukungan Keluarga dengan Respon Cemas Anak Usia Sekolah terhadap Pemasangan Intravena
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar