ABSTRAK
Salah satu
masalah kesehatan yang
dihadapi tenaga kerja
wanita adalah anemia defisiensi gizi, masalah ini berdampak
terhadap kematian ibu dan anak, serta rendahnya
prestasi dan menurunnya produktivitas kerja. Penelitian
ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran kejadian
anemia dan konsumsi
pangan pada buruh
wanita di PT.
Ayu Bumi Sejati
Kelurahan Pekan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan
tahun 2010. Penelitian
ini bersifat deskriptif, sampel
sebanyak 40 orang
buruh wanita. Data
yang sudah dikumpulkan
dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa buruh wanita yang anemia (52,5%) lebih banyak
daripada yang tidak
anemia (47,5%). Status
gizi buruh wanita
normal sebanyak 57,5%, gemuk
20,0%, tetapi ada kurus sebanyak 22,5%.
Diantara 21 orang buruh wanita yang anemia yang mengkonsumsi kacang-kacangan dengan frekuensi 1-3x/hari adalah buncis, kacang hijau, kacang panjang. Sebagian kecil buruh wanita dari 21 orang yang anemia mengkonsumsi sayuran hijau setiap hari, yaitu bayam, daun singkong dan kangkung. Buruh wanita yang tidak anemia lebih banyak mengkonsumsi suplemen dengan dosis 500 mg dan frekuensi sering. Jenis suplemen yang lebih banyak diminum buruh wanita yang tidak anemia adalah neurobion. Konsumsi zat gizi (energi, protein dan zat besi) yang baik lebih banyak pada buruh wanita yang tidak anemia, terutama pada wanita yang baik konsumsi zat besinya. Disarankan pada perusahaan PT. Ayu Bumi Sejati supaya memberikan makanan tambahan atau pemberian suplemen mengingat masih ada buruh wanitanya memiliki status gizi kurus dan sebagian besar menderita anemia.
Diantara 21 orang buruh wanita yang anemia yang mengkonsumsi kacang-kacangan dengan frekuensi 1-3x/hari adalah buncis, kacang hijau, kacang panjang. Sebagian kecil buruh wanita dari 21 orang yang anemia mengkonsumsi sayuran hijau setiap hari, yaitu bayam, daun singkong dan kangkung. Buruh wanita yang tidak anemia lebih banyak mengkonsumsi suplemen dengan dosis 500 mg dan frekuensi sering. Jenis suplemen yang lebih banyak diminum buruh wanita yang tidak anemia adalah neurobion. Konsumsi zat gizi (energi, protein dan zat besi) yang baik lebih banyak pada buruh wanita yang tidak anemia, terutama pada wanita yang baik konsumsi zat besinya. Disarankan pada perusahaan PT. Ayu Bumi Sejati supaya memberikan makanan tambahan atau pemberian suplemen mengingat masih ada buruh wanitanya memiliki status gizi kurus dan sebagian besar menderita anemia.
Skripsi Ilmu Kesehatan Masyarakat: Gambaran Kejadian Anemia dan Konsumsi Pangan pada Buruh Wanita
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar