ABSTRAK
Air merupakan
zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. Sekitar tiga per
empat dipergunakan bagian tubuh kita terdiri akan air dan tidak seorang pun dapat bertahan hidup lebih dari
4-5 hari tanpa minum air. Selain itu, juga air dipergunakan untuk memasak, mencuci, mandi
dan membersihkan kotoran disekitar
rumah. Air juga digunakan untuk keperluan industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat rekreasi, transportasi. Kadar Fe yang
berlebihan dalam air selain menimbulkan dampak kesehatan juga dapat menimbulkan gangguan ekonomi dan
estetika antara lain menimbulkan warna
kuning pada pakaian, wastafel dan lantai pada kamar mandi, rasa yang tidak enak pada air, pengendapan pada dinding
pipadan kekeruhan pada air. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar Fe pada air sumur bor yang disaring dengan pasir
ditambah zeolit dan pasir ditambahkarbon aktif.
Penelitian yang menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pre and Post Test Design. Yang menjadi objek penelitian adalah air sumur salah satu warga Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan. Pengambilan sampel dengan purposive sampling pada 1 sumur milik warga, dengan perlakuan 5 kali pengulangan. Untuk selanjutnya sampel diperiksakan baik sebelum maupun sesudah menggunakan saringan pasir, saringan pasir ditambah zeolit dan saringan pasir ditambah karbon aktif. Hasil penelitian menunjukan Kadar Fe air sumur sebelum dilakukan penyaringan adalah sebesar 1,571 mg/l, setelah dilakukan penyaringan menggunakan saringan pasir terjadi penurunan kadar Fe mencapai 0,002 mg/l dengan persentase 92,56%, setelah menggunakan saringan pasir ditambah zeolit terjadi penurunan kadar Fe mencapai 0,045 mg/l dengan persentase mencapai 97,14% dan dengan saringan yang menggunakan pasir ditambah karbon aktif terjadi penurunan kadar Fe mencapai 0,245 mg/l dengan persentase 84,09%. Hasil uji statistik tidak ada perbedaan yang bermakna antara penyaringan yang menggunakan pasir, pasir ditambah zeolit dan pasir ditambah karbon aktif. Dengan demikian bagi masyarakat di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang diharapkan untuk menggunakan saringan pasir untuk menurunkan kadar Fe pada air sumur bor dan mendapatkan air yang bersih untuk keperluan sehari-hari
Penelitian yang menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pre and Post Test Design. Yang menjadi objek penelitian adalah air sumur salah satu warga Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan. Pengambilan sampel dengan purposive sampling pada 1 sumur milik warga, dengan perlakuan 5 kali pengulangan. Untuk selanjutnya sampel diperiksakan baik sebelum maupun sesudah menggunakan saringan pasir, saringan pasir ditambah zeolit dan saringan pasir ditambah karbon aktif. Hasil penelitian menunjukan Kadar Fe air sumur sebelum dilakukan penyaringan adalah sebesar 1,571 mg/l, setelah dilakukan penyaringan menggunakan saringan pasir terjadi penurunan kadar Fe mencapai 0,002 mg/l dengan persentase 92,56%, setelah menggunakan saringan pasir ditambah zeolit terjadi penurunan kadar Fe mencapai 0,045 mg/l dengan persentase mencapai 97,14% dan dengan saringan yang menggunakan pasir ditambah karbon aktif terjadi penurunan kadar Fe mencapai 0,245 mg/l dengan persentase 84,09%. Hasil uji statistik tidak ada perbedaan yang bermakna antara penyaringan yang menggunakan pasir, pasir ditambah zeolit dan pasir ditambah karbon aktif. Dengan demikian bagi masyarakat di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang diharapkan untuk menggunakan saringan pasir untuk menurunkan kadar Fe pada air sumur bor dan mendapatkan air yang bersih untuk keperluan sehari-hari
Skripsi Ilmu Kesehatan Masyarakat: Perbedaan Kadar Besi (Fe) Pada Air Sumur Bor Yang Disaring Dengan Zeolit Dan Karbon Aktif
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar