ABSTRAK
Zurrivan Purnama
(2009), Pengaruh Penempatan Posisi terhadap Citra Merek Shampoo Clear Men pada
Mahasiswa S-1 Reguler Fakultas Ekonomi USU
Medan. Ketua Departemen Manajemen: Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE. M.Si. Prof. Dr. Rismayani, SE, M.Si, Dosen
Pembimbing. Drs. Raja Bongsu Hutagalung,
M.Si, selaku Dosen Penguji I., Dr. Arlina Nurbaity Lubis, SE, M.Si selaku Dosen Penguji II. Unilever
membesarkan Clear sebagai shampo antiketombe. Sejumlah strategi digunakan untuk memperluas pasarnya
dan mengukuhkannya sebagai market
leader di pasar shampoo Indonesia.
Setelah kokoh menancapkan positioning (penempatan posisi) sebagai shampoo anti
ketombe, Unilever kemudian fokus
menggarap segmen pria.
Pada tahun 2007 Unilever mengembangkan Clear dengan masuk ke kategori men’s grooming (perawatan pria) dengan meluncurkan Clear Men. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh variabel penempatan posisi shampoo Clear Men terhadap citra merek pada mahasiswa S-1 Reguler FE-USU Medan. Derajat kepentingan (X1), kekhususan (X2), keunggulan (X3), pesan yang tersampaikan (X4), pelopor (X5), harga terjangkau (X6) dan citra (Y) merek adalah variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Variabel penelitian menggunakan skala pengukuran Likert dengan jumlah populasi 2491 orang dan sampel 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria yaitu mahasiswa lakilaki FE-USU Medan yang pernah menggunakan shampoo Clear Men. Hasil pengolahan regresi linear berganda menggunakan program SPSS 17, diperoleh persamaan regresi linear berganda untuk penelitian ini sebagai berikut:
Pada tahun 2007 Unilever mengembangkan Clear dengan masuk ke kategori men’s grooming (perawatan pria) dengan meluncurkan Clear Men. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh variabel penempatan posisi shampoo Clear Men terhadap citra merek pada mahasiswa S-1 Reguler FE-USU Medan. Derajat kepentingan (X1), kekhususan (X2), keunggulan (X3), pesan yang tersampaikan (X4), pelopor (X5), harga terjangkau (X6) dan citra (Y) merek adalah variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Variabel penelitian menggunakan skala pengukuran Likert dengan jumlah populasi 2491 orang dan sampel 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria yaitu mahasiswa lakilaki FE-USU Medan yang pernah menggunakan shampoo Clear Men. Hasil pengolahan regresi linear berganda menggunakan program SPSS 17, diperoleh persamaan regresi linear berganda untuk penelitian ini sebagai berikut:
Y
= 0,143 +0.021X1+0.197X2+ 0.054X3 + 0.217X4 + 0.468X5 + 0.650X6, hasil penelitian dapat diketahui melalui persamaan
bahwa variabel derajat kepentingan (X1),
kekhususan (X2), keunggulan (X3), pesan yang dapat dikomunikasikan (X4), pelopor (X5), harga terjangkau (X6) secara
simultan berpengaruh dan signifikan terhadap
citra merek (Y) shampoo Clear Men pada Mahasiswa S-1 Reguler FEUSU Medan.
Melalui Uji-t (Uji parsial) diketahui bahwa variabel kekhususan, pesan yang dapat dikomunikasikan, pelopor dan
harga yang terjangkau berpengaruh
signifikan terhadap citra merek shampoo Clear Men. Berdasarkan koefisien determinan diketahui variabel penempatan
posisi mempengaruhi citra merek
shampoo Clear Men pada mahasiswa S-1 Reguler sebesar 53,10%, sedangkan 46,90% sisanya dapat
dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang
tidak diteliti pada penelitian ini. Secara parsial variabel pesan yang dapat disampaikan (X4) merupakan variabel yang
paling dominan berpengaruh terhadap
citra merek shampo Clear Men dibandingkan dengan variabel lainnya dengan nilai sebesar 3.510.
Proposal Skripsi manajemen: Pengaruh Penempatan Posisi (Positioning) Terhadap Citra Merek (Brand Image) Pada Clear Men Shampoo
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar