ABSTRAK
Zaki Farhan (2008). Analisis Pembentukan Disonansi
Kognitif Konsumen Pemilik Sepeda Motor
Yamaha Vega Pada CV. Widya Tamara Medan. Dosen Pembimbing: Ibu Frida Ramadhini, SE,MM. Ketua
Departemen Manajemen: Prof. Dr. Ritha F.
Dalimunthe, SE, M.Si. Dosen Penguji I: Dr. Endang S. Rini, M.Si. Dosen Penguji
II: Magdalena LL. Sibarani, SE, M.Si. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui
dan menganalisis faktorfaktor
yang mempengaruhi pembentukan disonansi kognitif konsumen pemilik sepeda motor Yamaha Vega pada CV. Widya Tamara Medan. Disonansi
kognitif memiliki tiga dimensi yaitu, emosional, kebijaksanaan pembelian, perhatian setelah transaksi.
Faktor-faktor dimensi emosional terdiri atas 11 faktor yaitu setelah melakukan pembelian
konsumen merasa:
telah membuat sesuatu yang salah (1), menyesal (2), kecewa dengan diri sendiri (3), takut (4), marah (5), cemas atau khawatir (6), kesal atau jengkel (7), frustasi (8), sakit hati (9), marah dengan diri sendiri (10), mendapat masalah (11).. Faktor-faktor dari dimensi kebijaksanaan pembelian terdiri atas 4 (empat) faktor yaitu telah melakukan hal yang tidak tepat untuk membeli sepeda motor Yamaha Vega (12), tidak membutuhkan sepeda motor merek Yamaha Vega (13), tidak perlu membeli Yamaha Vega (14) dan telah membuat pilihan yang tidak tepat (15). Faktor-faktor dari dimensi perhatian setelah transaksi terdiri atas 3 (tiga) faktor yaitu telah melakukan kesalahan dengan persetujuan yang telah dibuat (16), merasa telah melakukan suatu kebodohan (17) dan tenaga penjual telah mengakibatkan kebingungan(18). Ke-18 faktor inilah yang dapat membentuk disonansi kognitif.
telah membuat sesuatu yang salah (1), menyesal (2), kecewa dengan diri sendiri (3), takut (4), marah (5), cemas atau khawatir (6), kesal atau jengkel (7), frustasi (8), sakit hati (9), marah dengan diri sendiri (10), mendapat masalah (11).. Faktor-faktor dari dimensi kebijaksanaan pembelian terdiri atas 4 (empat) faktor yaitu telah melakukan hal yang tidak tepat untuk membeli sepeda motor Yamaha Vega (12), tidak membutuhkan sepeda motor merek Yamaha Vega (13), tidak perlu membeli Yamaha Vega (14) dan telah membuat pilihan yang tidak tepat (15). Faktor-faktor dari dimensi perhatian setelah transaksi terdiri atas 3 (tiga) faktor yaitu telah melakukan kesalahan dengan persetujuan yang telah dibuat (16), merasa telah melakukan suatu kebodohan (17) dan tenaga penjual telah mengakibatkan kebingungan(18). Ke-18 faktor inilah yang dapat membentuk disonansi kognitif.
Pada penelitian
ini data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner yang pengukurannya menggunakan skala likert dan
diolah secara deskriptif dan statistik melalui
analisis faktor yang menggunakan program SPSS versi 14 for windows. Berdasarkan
hasil penelitian melalui analisis faktor diketahui bahwa ke-18 faktor dari dimensi emosional, kebijaksanaan
pembelian dan perhatian setelah transaksi
mempunyai pengaruh negatif terhadap pembentukan disonansi kognitif konsumen pemilik sepeda motor Yamaha Vegapada
CV. Widya Tamara Medan atau dapat
disimpulkan bahwa disonansi kognitif konsumen pemilik sepeda motor Yamaha Vega rendah. Sedangkan dari 18 faktor dapat
direduksi menjadi 5 (lima) faktor utama yaitu
harapan tepat, pilihan tepat, perasaan tepat, keputusan tepat dan persetujuan tepat.
Proposal Skripsi manajemen: Analisis Pembentukan Disonansi Kognitif Konsumen Sepeda Motor Yamaha Vega
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar