ABSTRAK
Silfa Mira.
(2009). Analisis Perbedaan Price Earning Ratio dan Harga Pasar Saham (Studi Kasus Pada PT Telekomunikasi
Indonesia, Tbk, PT Indosat, Tbk, dan PT
Excelcomindo Pratama, Tbk). Dibawah bimbingan Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME. Ketua Departemen Prof. Dr.
Ritha F. Dalimunthe, SE, MSi. Dosen Penguji 1
Dra. Nisrul Irawati, MBA. Dosen Penguji 2 Syafrizal Helmi Situmorang, SE, MSi. Price Earning
Ratio (PER) adalah model valuasi yang sering digunakan para analis untuk menentukan harga saham.
Penentuan harga saham dari masingmasing perusahaan selain ditentukan oleh
kinerja perusahaan dapat dilihat dari permintaan
dan penawaran yang akan mempengaruhi fluktuasi harga saham. Permasalahan
yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara Price Earning
Ratio (PER) dengan harga pasar saham.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beda yang signifikan antara Price Earning Ratio (PER) dengan harga saham. Sampel dalam penelitian ini adalah PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk, PT indosat, Tbk, dan PT Excelcomindo Pratama, Tbk. Sampel pada penelitian ini dipilih atas beberapa kriteria. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji t (uji beda) sampel independent menggunakan uji Mann Whitney dengan mengolah data sekunder yaitu laporan share trade periode Januari 2006 – Desember 2008 dan laporan trading activities stock price periode Januari 2006 - Desember 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Price Earning Ratio (PER) dengan harga saham perusahaan. Hal ini ditunjukkan dari nilai Z hitung -1.000 yang berada di daerah penerimaan Ho serta diuji tingkat signifikansi 0.317 yang di atas nilai alpha.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beda yang signifikan antara Price Earning Ratio (PER) dengan harga saham. Sampel dalam penelitian ini adalah PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk, PT indosat, Tbk, dan PT Excelcomindo Pratama, Tbk. Sampel pada penelitian ini dipilih atas beberapa kriteria. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji t (uji beda) sampel independent menggunakan uji Mann Whitney dengan mengolah data sekunder yaitu laporan share trade periode Januari 2006 – Desember 2008 dan laporan trading activities stock price periode Januari 2006 - Desember 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Price Earning Ratio (PER) dengan harga saham perusahaan. Hal ini ditunjukkan dari nilai Z hitung -1.000 yang berada di daerah penerimaan Ho serta diuji tingkat signifikansi 0.317 yang di atas nilai alpha.
Hasil penelitian Price
Earning Ratio (PER) masing-masing perusahaan menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara PER PT Telkom
dan PER PT Indosat. Hal ini ditunjukkan
dari nilai Z hitung -4.347 yang berada di daerah penolakan Ho serta dalam uji signifkansi 0.000 yang dibawah nilai
alpha. PER PT Telkom dan PER PT XL ditunjukkan
dengan nilai Z hitung -7.186 dan taraf signifikansi sebesar 0.000. Sedangkan PER PT Indosat dan PER PT XL
ditunjukkan dengan nilai Z hitung -6.724 dan taraf signifikansi sebesar 0.000.
Hasil penelitian harga saham masing-masing
perusahaan menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara harga saham PT Telkom dengan harga
saham PT Indosat ditunjukkan dengan
nilai Z hitung -5.722 yang berada pada daerah penolakan Ho dan taraf signifikansi sebesar 0.000, harga saham PT
Telkom dengan harga saham PT XL ditunjukkan
dengan nilai Z hitung -7.300 dan taraf signifikansi sebesar 0.000, dan harga saham PT Indosat dengan harga saham PT
XL ditunjukkan dengan nilai Z hitung
-7.301 dan taraf signifikansi sebesar 0,000.
Proposal Skripsi manajemen: Analisis Perbedaan Price Earning Ratio Dan Harga Pasar Saham
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar