ABSTRAK
Kolom sebagai
komponen struktur yang memegang peranan penting dalam menerima beban tekan aksial dan meneruskannya
ke pondasi. Umumnya kolom sangat rentan
terhadap bahaya tekuk (buckling). Tekuk (buckling) adalah suatu ragam kegagalan yang diakibatkan oleh
ketidakstabilan suatu elemen struktur yang dipengaruhi oleh aksi beban (beban tekuk).
Beban tekuk adalah beban yang dapat menyebabkan
suatu kolom menekuk, beban ini disebut juga dengan beban kritis. Penelitian
mengenai perilaku tekuk ini dilakukan terhadap kolom komposit yaitu kolom komposit kayu panggoh – beton. Kayu
panggoh dipilih karena kayu ini termasuk
pada kayu kelas kuat I dengan kuat tekan dan elastisitas serta kuat lentur yang tinggi juga sifatnya yang keras.
Sebagai satu kesatuan struktur komposit kayu panggoh akan diletakkan tepat di tengah kolom dengan mutu beton yang digunakan adalah K-225. Dimensi kolom 10 cm x 13 cm dan kayu panggoh dengan ukuran 4 cm x 6 cm. Kolom komposit kayu panggoh – beton dirancang dan dianalisis berdasarkan teori tekuk euler. Dari pengujian tekuk yang dilakukan di laboratorium diperoleh beban elastis (Pelastis) sebesar 11500 kg dengan deformasi yang terjadi adalah 5,825 mm, beban kritis (Pcr) sebesar 16500 kg dengan deformasi yang terjadi adalah 13,5 mm, dan beban runtuh (Pultimate) sebesar 18000 kg dengan deformasi yang terjadi 15,35 mm. Sedangkan berdasarkan perhitungan secara analitis diperoleh beban elastic (Pelastis) sebesar 7568,623 kg dan tegangan elastis (σelastis) = 58,217 kg/cm ; beban kritis (Pcr) sebesar 13694,799 kg dan tegangan kritis (σcr) = 105,344 kg/cm dan beban ultimate (Pultimate) sebesar 14778,607 kg dengan tegangan ultimate (σultimate) = 113,682 kg/cm .
Sebagai satu kesatuan struktur komposit kayu panggoh akan diletakkan tepat di tengah kolom dengan mutu beton yang digunakan adalah K-225. Dimensi kolom 10 cm x 13 cm dan kayu panggoh dengan ukuran 4 cm x 6 cm. Kolom komposit kayu panggoh – beton dirancang dan dianalisis berdasarkan teori tekuk euler. Dari pengujian tekuk yang dilakukan di laboratorium diperoleh beban elastis (Pelastis) sebesar 11500 kg dengan deformasi yang terjadi adalah 5,825 mm, beban kritis (Pcr) sebesar 16500 kg dengan deformasi yang terjadi adalah 13,5 mm, dan beban runtuh (Pultimate) sebesar 18000 kg dengan deformasi yang terjadi 15,35 mm. Sedangkan berdasarkan perhitungan secara analitis diperoleh beban elastic (Pelastis) sebesar 7568,623 kg dan tegangan elastis (σelastis) = 58,217 kg/cm ; beban kritis (Pcr) sebesar 13694,799 kg dan tegangan kritis (σcr) = 105,344 kg/cm dan beban ultimate (Pultimate) sebesar 14778,607 kg dengan tegangan ultimate (σultimate) = 113,682 kg/cm .
Proposal Skripsi Civil Engineering: Analisa Dan Eksperimental Perilaku Tekuk Kolom Komposit Kayu Panggoh – Beton (Eksperimental)
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar