ABSTRAK
Kemampuan menahan
gaya tarik dan
geser yang rendah
pada beton dapat diperbaiki
dengan menambahkan bahan fiber beton. Ide dasarnya adalah memberikan tulangan
mikro pada beton
dengan fiber yang
disebar merata. Hal
tersebut dapat mencegah
retak-retak beton yang
terlalu dini, sehingga
kemampuan bahan untuk menahan
gaya lentur, aksial, dan geser dengan sendirinya akan meningkat. Penelitian
ini dilakukan dengan
3 (tiga) buah
balok beton bertulang
yang mana 1
buah balok beton
bertulang biasa, 1
buah balok beton
bertulang dengan pemakaian
fiber baja dan
1 buah balok
beton bertulang dengan
pemakaian fiber bendrat.
Kadar fiber yang digunakan sebesar 2% dari berat semen. Pengujian balok dilakukan diatas 2 (dua) perletakan sendi dan rol untuk pengujian kuat lentur. Dari hasil pengujian didapat balok beton bertulang dengan pemakaian fiber baja mengurangi lendutan sebesar 25,7% dan pengurangan panjang retak total sebesar 45%. Sedangkan balok beton bertulang dengan pemakaian fiber bendrat mengurangi lendutan sebesar 18,6% dan pengurangan panjang retak total sebesar 36%. Hal ini menandakan penambahan fiber dapat membantu kinerja balok beton bertulang itu sendiri.
Kadar fiber yang digunakan sebesar 2% dari berat semen. Pengujian balok dilakukan diatas 2 (dua) perletakan sendi dan rol untuk pengujian kuat lentur. Dari hasil pengujian didapat balok beton bertulang dengan pemakaian fiber baja mengurangi lendutan sebesar 25,7% dan pengurangan panjang retak total sebesar 45%. Sedangkan balok beton bertulang dengan pemakaian fiber bendrat mengurangi lendutan sebesar 18,6% dan pengurangan panjang retak total sebesar 36%. Hal ini menandakan penambahan fiber dapat membantu kinerja balok beton bertulang itu sendiri.
Proposal Skripsi Civil Engineering: Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang dengan Pemakaian Fiber Baja dan Pemakaian Fiber Bendrat
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar