ABSTRAK
Kolom merupakan
komponen struktur yang berfungsi untuk menahan ataupun menyangga beban tekan aksial yang diberi pada
ujungnya, serta memegang peranan penting
dalam menerima beban tekan aksial dan meneruskannya ke pondasi. Kolom sangat rentan terhadap bahaya tekuk
(buckling). Tekuk (buckling) adalah suatu ragam kegagalan yang diakibatkan oleh
ketidakstabilan suatu elemen struktur yang dipengaruhi oleh beban tekuk (beban kritis).
Beban tekuk adalah beban yang dapat menyebabkan
suatu kolom menekuk. Penelitian mengenai perilaku tekuk ini dilakukan terhadap kolom komposit kayu panggoh-beton,
dengan memanfaatkan kayu sebagai alternatif
pengganti tulangan. Kayu berperan sebagai tulangan utama dalam kolom dan digunakan sebagai penambah kekuatan tarik di
dalam beton.
Kayu yang digunakan adalah kayu panggoh karena kayu ini termasuk tipe kayu kelas I dengan sifatnya yang keras dan memiliki kuat tekan, tarik dan elastisitas yang tinggi. Karakteristik kekuatan kayu panggoh ini tentunya dapat dimanfaatkan sebagai material komposit untuk menggantikan tulangan baja yang cukup mahal pada kolom komposit. Perencanaan kolom ko mposit didesain dengan metode kuat batas ( ultimate strength design ). Sebagai kolom beton bertulang, kolom komposit dicor dengan mutu beton K-225, dengan dipasang tulangan utama dari kayu panggoh berukuran 2 cm x 2 cm, sengkang besi polos Ø 6 mm-125 mm, dengan dimensi kolom 10 cm x 13 cm dan bentang kolom 250 cm.
Kayu yang digunakan adalah kayu panggoh karena kayu ini termasuk tipe kayu kelas I dengan sifatnya yang keras dan memiliki kuat tekan, tarik dan elastisitas yang tinggi. Karakteristik kekuatan kayu panggoh ini tentunya dapat dimanfaatkan sebagai material komposit untuk menggantikan tulangan baja yang cukup mahal pada kolom komposit. Perencanaan kolom ko mposit didesain dengan metode kuat batas ( ultimate strength design ). Sebagai kolom beton bertulang, kolom komposit dicor dengan mutu beton K-225, dengan dipasang tulangan utama dari kayu panggoh berukuran 2 cm x 2 cm, sengkang besi polos Ø 6 mm-125 mm, dengan dimensi kolom 10 cm x 13 cm dan bentang kolom 250 cm.
Pengujian yang dilakukan adalah pengujian
tekuk kolom yang diuji secara horizontal. Dari hasil pengujian laboratorium didapat Pelastis = 10500 kg, dan Pkritis= 14500 kg, serta pada kondisi ultimatenya
Ppatah= 16500 kg. Sedangkan hasil analisis Euler didapat Pelastis = 6030,829 kg, Pkritis=11739,630 kg, serta Ppatah= 13569,378
kg. Perbandingan
antara Pelastis analitis dengan Pelastis laboratorium adalah Pelastis analisis
= 57,436 % Pelastis laboratorium.
Perbandingan antara Pcr analitis dengan Pcr laboratorium adalah Pcr analisis = 80,963 % Pcr
laboratorium. Perbandingan antara Pultimate analitis dengan Pultimate laboratorium adalah Pelastis
analisis = 82,239 % Pelastis
Proposal Skripsi Civil Engineering: Analisa Dan Eksperimental Perilaku Tekuk Kolom Komposit Beton – Kayu Panggoh Sebagai Pengganti Tulangan Utama
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar