ABSTRAK
Masa remaja adalah masa
peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa.Remaja memiliki sifat yang masih labil
dan sulit untuk mengontrol emosional.
Kurangnya pengetahuan dan pendidikan seksual pada kalangan remaja dapat mengakibatkan perilaku
penyimpangan seksual pada remaja. Keluarga memiliki peranan penting
dalam mendidik perilaku remaja.Dalam hal ini orang tua merupakan
pendidik utama dan panutan bagi remaja.
Desain penelitian ini yaitu deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku keluraga terhadap
pendidikan seks bagi remaja di Kelurahan
Sibuluan Nauli. Populasi dalam penelitian ini yaitu 46 responden.
Penelitian ini dilakukan di
Kelurahan Sibuluan Nauli, pada bulan
November-Desember 2009. Teknik yang dipakai dalam pengambilan sampel ialah purposive sampling.
Instrumen yang dipakai dalam penelitian
ini adalah berupa kuesioner dengna menggunakan skala Guttman dan skala Likert. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa dari 46 responden di
dapat pada pengetahuan keluarga terhadap pendidikan seks bagi remaja responden memiliki pengetahuan
baik yakni 38 orang (82,60%), sedangkan
8 orang responden memiliki pengetahuan cukup (17,39%). Sikap keluarga terhadap pendidikan
seks bagi remaja memiliki sikap positif
yakni 46 orang (100%). Pada tindakan keluarga terhadap pendidikan seks bagi remaja, responden yang
memiliki tindakan baik ada 39 orang
(84,78%), sedangkan 7 orang (15,21%) memiliki tindakan yang cukup. Penelitian
ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dibidang
keperawatan khususnya bagi pelayanan
keperawatan, pendidikan keperawatan , dan penelitian berikutnya.Proposal Skripsi Keperawatan: Perilaku Keluarga Terhadap Pendidikan Seks Bagi Remaja
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar