ABSTRAK
Kepemimpinan efektif adalah
kemampuan mempengaruhi orang lain, mengarahkan
keinginan dan mampu melakukan kegiatan tertentu untuk mencapai suatu tujuan bersama. Untuk dapat mempengaruhi dan mengarahkan staf pada pencapaian tujuan
bersama dalam praktik pelayanan kesehatan
di rumah sakit maka kepala ruangan seharusnya mampu berkomunikasi secara efektif dengan
memperhatikan kemampuan komunikasi interpersonal.
Hal ini perlu mendapat perhatian serius dari kepala ruangan karena kepala ruangan bekerjasama dengan
perawat pelaksana dalam pemberian
pelayanan kesehatan. Penelitian ini
dilakukan untuk mengidentifikasi
bagaimana pengaruh kemampuan komunikasi
terhadap kepemimpinan efektif kepala
ruangan. Desain penelitian yang digunakan
deskriptif korelasi dengan pendekatan
crosssectional. Total sampel yang memenuhi kriteria inklusi yang digunakan pada studi ini berjumlah 32
responden (total sampling). Instrumen yang
digunakan adalah modifikasi teori kemampuan komunikasi (komunikasi interpersonal) dan kepemimpinan efektif.
Uji
validitas dengan korelasi produk mommen
(r table > r hitung = 0,361) dan diperoleh 30 item kemampuan komunikasi sahih dengan koefisien reabilitas a
= 0,966; serta 28 item kepemimpinan
efektif sahih dengan koefisien reabilitas a =
0,957.
Berdasarkan hasil analisis
univariat diperoleh bahwa responden yang paling banyak adalah perempuan (100%), suku batak
(50%), pendidikan sarjana keperawatan
(78,1%), lama kerja <15 tahun (75%),
mengikuti pelatihan (100%). Umur
tertua 50 tahun dan termuda 32
tahun, umur >40 tahun (59,4%). Hasil analisa data didapatkan 50%
masing-masing kepala ruangan berkomunikasi
dan memimpin cukup efektif. Untuk
mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi
terhadap kepemimpinan kepala ruangan digunakan Product Moment Pearsons Correlation. Hasil
analisis penelitian menunjukkan koefisien
korelasi r = 0,701 dengan p = 0,00 > α = 0,05. Artinya, kemampuan komunikasi mempunyai pengaruh terhadap
kepemimpinan efektif. Penelitian ini memberi
saran-saran yaitu kepala ruangan di RSUP. H. Adam Malik Medan agar mengikuti pelatihan komunikasi agar mampu menerapkan komunikasi interpersonal untuk
meningkatkan produktivitas kerja,
pengembangan ilmu keperawatan terkait komunikasi dan kepemimpinan bagian dari manajemen keperawatan, dan
dilakukannya uji content validity terhadap kuesioner untuk penelitian
selanjutnya.
Proposal Skripsi Keperawatan: Pengaruh Kemampuan Komunikasi Terhadap Kepemimpinan Efektif Kepala Ruangan
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar