Abstrak
Bladder training adalah salah satu upaya untuk
mengembalikan fungsi kandung kemih yang mengalami
gangguan ke keadaan normal atau ke fungsi optimal neurogenik. Bladder training merupakan salah satu terapi yang efektif di
antara terapi nonfarmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana
pengaruh bladder retention training terhadap kemampuan mandiri berkemih pada anak di RSUP
H. Adam Malik Medan. Tindakan pemasangan
kateter membantu pasien yang tidak mampu mengontrol perkemihan atau pasien yang mengalami obstruksi Desain penelitian yang digunakan adalah quasi
eksperimen dengan pre test dan post test.
Besar sampel 20 anak yang di rawat
inap di RSUP H. Adam Malik Medan, dimana
10 anak kelompok intervensi dan 10 anak kelompok kontrol. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu
purposive sampling. Analisa data yang digunakan yakni uji t-test yaitu dependen t-test dan
independen t-test. Hasil analisis data dependen t-test pada kelompok intervensi
disimpulkan ada pengaruh bladder retentation training terhadap kemampuan mandiri berkemih pada anak sebelum
dan sesudah dilakukan intervensi pada kelompok
intervensi (nilai P = 0,000) dan pada kelompok kontrol disimpulkan ada pengaruh
bladder retention training terhadap
kemampuan mandiri berkemih pada kelompok kontrol (nilai P = 0,007). Sedangkan pada independen
t-test hasil uji statistik disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada
kelompok intervensi dan kelompok kontrol (nilai P = 0,918).Proposal Skripsi Keperawatan: Pengaruh bladder retention training terhadap kemampuan mandiri berkemih
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar