Abstrak
Spiritual adalah keyakinan berupa
upaya multi dimensi untuk mempertahankan keharmonisan atau keselarasan dengan dunia
luar, berjuang untuk menjawab atau mendapatkan
kekuatan ketika sedang menghadapi stress emosional, penyakit fisik atau kematian. Menurut Undang-Undang No.13
Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut
usia menyatakan bahwa lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan
Spiritual pada lanjut usia di kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia. Desain penelitian yang digunakan
adalah deskriptif dengan besar sampel 31 orang dengan metode pengambilan sampel
Purposive sampling, instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang disusun dengan
menggunakan skala likert.
Penelitian ini dilakukan pada
tangal 26 Januari – 9 Februari 2010. Karakteristik responden dan gambaran pemenuhan
kebutuhan Spiritual lansia dideskripsikan dengan analisa deskriptif untuk mengetahui
frekuensi dan persentasenya. Hasil penelitian
menunjukkan, karakteristik responden wanita 74,2%, usia 60-69 tahun 61,3%, agama Islam 87,1%, pendidikan SD 54,8%,
pekerjaan wiraswasta 58,1%.
Pemenuhan Spiritual lansia adalah cukup baik (19 orang, 61,3%),
lansia yang mengatakan baik (10 orang,
32,3%), dan kurang baik (2 orang, 6,5%). Untuk mendapatkan pemenuhan kebutuhaan Spiritual
pada lansia diharapkan bagi semua pihak
baik keluarga, pelayan kesehatan di Kelurahan Tanjung Gusta memahami kebutuhan spiritual lansia berupa perlunya
lansia berekreasi, mengajak lansia untuk dapat melakukan hobinya, mengajak lansia untuk
dapat bergabung dengan teman sebayanya,
dan menghimbau lansia untuk menyediakan waktu menenangkan diri ketika memiliki masalah.
Proposal Skripsi Keperawatan: Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pada Lanjut Usia
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar