Abstrak
Menopause adalah berhentinya pola
siklus menstruasi pada wanita. Ketika memasuki
usia menopause, seorang wanita akan mengalami perubahan yang meliputi aspek fisik maupun psikologis.
Perubahan-perubahan pada masa menopause
akan mendorong seorang wanita untuk beradaptasi terhadap lingkungan psikososialnya, salah satu cara
yang digunakan adalah dengan medekatkan
diri kepada Tuhan melalui kegiatan keagamaan. Penelitian deskriptif korelasi ini, melibatkan 32 orang responden di
Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan
Sunggal. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa 50% wanita menopause berada pada tingkat keagamaan tinggi, 34.4%
sedang dan 15.6% rendah.
Sementara itu 84.4% wanita
menopause berada pada kategori adaptasi psikososial positif dan 15.6% negatif. Hasil analisa
statistik menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan
berhubungan secara negatif dengan adaptasi psikososial wanita menopause (r = −0.131). Hasil
analisa hubungan kedua
variabel tersebut tidak memiliki
nilai signifikansi yang dapat diterima, dimana p > 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesa penelitian ditolak,
artinya bahwa pernyataan hipotesa adanya
hubungan kegiatan keagamaan dengan adaptasi psikososial wanita menopause tidak dapat diterima. Hal ini
disebabkan oleh berbagai faktor sosial, budaya,
pendidikan, lingkungan dan pengetahuan tentang menopause itu sendiri.
Adaptasi seseorang terhadap
stress melibatkan totalitas seseorang yang juga menyangkut dimensi fisik, perkembangan,
emosional dan sosial sebagai satukesatuan. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat membantu perawat untuk memberi informasi
yang benar dan mendukung wanita menopause.
Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Kegiatan Keagamaan dengan Adaptasi Psikososial Wanita Menopause
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar