Abstrak
Hipertensi adalah salah satu
penyakit degeneratif yang banyak dialami lansia, yaitu terjadinya
peningkatan secara abnormal dan terus menerus tekanan darah yang disebabkan satu atau beberapa faktor yang
tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam mempertahankan tekanan darah secara normal.
Lansia yang kurang pengetahuannya mengenai
hipertensi dan upaya yang kurang tepat
mempunyai risiko lebih tinggi terjadinya
penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran pengetahuan dan tindakan pencegahan yang dilakukan lansia serta
mengidentifikasi hubungan pengetahuan terhadap
tindakan pencegahan yang dilakukan lansia di Kecamatan Medan Johor. Penelitian ini menggunakan desain
deskriptif korelatif dengan sampel sebanyak 88 orang lansia berusia diatas 60 tahun yang
berada di Kecamatan Medan Johor, berdasarkan
tabel Population Correlation Coeffition pada
tingkat signifikansi (α) = 0.05, power (β) = 0.80 dan efek size (γ) =
0.30.
Kriteria sampel yaitu responden yang tidak mengalami gangguan pendengaran, bisa
berbahasa Indonesia, pernah mengalami hipertensi
atau penyakit kardiovaskular atau gejala-gejala hipertensi, pernah memeriksakan tekanan darah dan bersedia
menjadi responden. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik nonprobability
sampling jenis purposive sampling dengan instrument
menggunakan kuisioner. Metode analisa menggunakan analisa deskriptif dengan frekuensi dan persentase,
dan analisa korelasi menggunakan koefisien
korelasi Spearmen’s Rho.
Dari penelitian yang telah
dilakukan didapatkan bahwa mayoritas usia responden berada antara 60-74 tahun (85.2%), berjenis
kelamin perempuan (70.5%), pekerjaan ibu
rumah tangga/ tidak bekerja (40.9%), pendapatan < 800 ribu rupiah (62.5%), pendidikan SD/ Sederajat (35.2%), dan
mayoritas responden berasal dari suku Jawa (42.0%). Dan diketahui bahwa tingkat
pengetahuan lansia di Kecamatan Medan Johor baik (69.3%) dengan tindakan pencegahan baik
sebesar 75%. Dari hasil analisa koefisien korelasi
Spearmen’s Rho didapatkan
nilai korelasi (ρ)
0.367 yang artinya korelasi lemah dengan nilai signifikansi (p)
0.000 yang artinya hipotesis alternatif diterima. Dari hasil analisa dapat
disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan cara pencegahan hipertensi pada lansia di
Kecamatan Medan Johor. Untuk penelitian selanjutnya
disarankan untuk meneliti faktor lain seperti dukungan keluarga dalam mempengaruhi cara pencegahan dan memperhatikan
bias yang muncul.
Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan antara Pengetahuan dengan Cara Pencegahan Hipertensi
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar