Abstrak
Penyakit Menular Seksual (PMS)
didefinisikan sebagai salah satu akibat yang ditimbulkan karena aktivitas seksual yang
tidak sehat sehingga menyebabkan munculnya
penyakit menular, bahkan pada beberapa kasus PMS yang membahayakan, misalnya; HIV, sifilis, gonore
dan lain
– lain. Penelitian ini menggunakan
desain deskriptif korelasional, yang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan dan sikap
masyarakat terhadap penyakit menular seksual
di Puskesmas padang bulan Medan . Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling dengan jumlah sampel 96
orang. Pengumpulan dilakukan pada bulan
Maret 2010 dengan menggunakan kuisioner yang meliputi data demografi, tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat.
Data
di peroleh dialisa dengan menggunakan
statistic sederhana dan dideskripsikan dalam bentuk distribusi frekwensi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan
sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 43 orang
(44,8%), dan mayoritas sampel berusia 20-26 tahunsebanyak 72 orang (75%),
perempuan 59 orang (61,5%), jenis pendidikan SMA sebanyak 48 orang (50%), mahasiswa
sebanyak 57 orang (59,4%). Responden yang di kategorikan
memiliki sikap yang positif dengan hasil 91,7 % sebanyak 88 orang. Hasil analisis statistik terhadap
hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap PMS di dapatkan nilai korelasi
Spearman (P) sebesar 0,010 (P<0,05) yang berarti bahwa terdapat hubungan yang sangat
signifikan antara tingkat pengetahuan dan
sikap masyarakat terhadap PMS.Proposal Skripsi Keperawatan: Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Terhadap Penyakit Menular Seksual
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar