ABSTRAK
Stroke merupakan cedera
serebrovaskular (CVA) yaitu kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke
bagian otak, biasanya diakibatkan oleh trombosis,
embolisme, iskemia dan hemoragi. Sedangkan Disfagia adalah kesulitan menelan yang dapat pula disertai dengan nyeri
menelan. Disfagia sangat sering dijumpai pada penderita stroke dimana hampir 65%
penderita stroke mengalami gangguan pada proses menelannya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi gambaran status nutrisi
pasien stroke yang mengalami disfagia.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2010 di Rumah Sakit Umum Haji Adam
Malik Medan, dengan menggunakan desain
penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan tekhnik non probability
sampling yaitu dengan metode
purposive sampling, penelitian ini melibatkan 15 orang pasien stroke yang
mengalami disfagia. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebagian besar pasien stroke yang mengalami disfagia mengalami kekurangan nutrisi yaitu kurus sebanyak 60%,
berat badan normal 13,3%, dan berat badan
gemuk sebanyak 26,7%. Hal ini dapat berkaitan dengan proses metabolisme menjadi meningkat, dan kesulitan pasien untuk
menelan makanannya. Untuk penelitian selanjutnya
diharapkan dapat lebih mengembangkan penelitian tentang status nutrisi pasien stroke dengan disfagia dengan
menggunakan metode-metode penilaian status nutrisi baik itu antropometri, klinis,
biokimia, dan biofisik. Sehingga hasil yang diperoleh lebih baik lagi.Proposal Skripsi Keperawatan:Status Nutrisi Pada Pasein Stroke Dengan Disfagia
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar