Abstrak
Peran keluarga merupakan tingkah
laku spesifik yang diharapkan oleh seseorang dalam konteks keluarga. Data menunjukkan di
Indonesia terjadi peningkatan yang konsisten
jumlah lansia. Peningkatan jumlah penduduk lansia akan diikuti dengan meningkatnya permasalah kesehatan seperti
masalah kesehatan indera pendengaran dan
penglihatan, kesehatan jiwa dan sebagainya. Salah satu resiko tinggi yang rentan terkena gangguan jiwa
adalah lansia, hal ini disebabkan karena proses penuaan, fungsi fisik menurun,
perubahan psikososial, finansial menurun, dan menurunnya nilai kekerabatan.
Untuk itu
peran keluarga sangat dibutuhkan dalam
meningkatkan kesehatan jiwa lansia. Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk melihat tingkat dan gambaran
peran keluarga dalam meningkatkan
kesehatan jiwa lansia yang dilakukan pada tanggal 16 Januari-17 Februari. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah pengisian kuesioner yang
terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner peran keluarga. Jumlah populasi adalah 762 orang, dan sampel yang
diambil sebanyak 76 responden yang dipilih
dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan cara convinience sampling. Hasil penelitian
didapatkan 17 orang atau (22,4%) yang berperan
cukup dalam meningkatkan kesehatan jiwa lansia dan 59 orang atau (77,6%) yang berperan baik dalam meningkatkan
kesehatan jiwa lansia. Untuk penelitian
selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam lagi tenteng peran keluarga dalam meningkatkan kesehatan jiwa
lansia dengan sampel yang lebih banyak
dan representatif yaitu dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu
dengan cara simple random sampling.Proposal Skripsi Keperawatan:Peran Keluarga Dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Lansia
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar