ABSTRAK
Saat ini angka kejadian seksio
sesarea semakin meningkat. Tingginya angka seksio sesarea diperkirakan karena alasan distosia.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengalaman
ibu primipara yang melahirkan secara seksio sesarea di Helvetia. Desain penelitian yang digunakan kualitatif
fenomenologi. Waktu penelitian Januari-Mei 2011, jumlah partisipan sebanyak tujuh orang.
Penelitian ini menemukan alasan ibu melahirkan
secara seksio sesarea adalah kelainan jalan lahir, kelainan pada janin, kelainan kontraksi rahim, dan ketuban pecah
sebelum waktunya.
Perasaan yang ibu alami
pre operasi adalah takut, bercampur aduk, pasrah dan tenang. Keadaan bayi saat lahir segera menangis. Hal-hal yang ibu alami
selama dirawat di rumah sakit pos operasi adalah kondisi awal pos operasi selama dua
jam, mobilisasi dini pos operasi dan aktivitas
dalam merawat bayi. Proses pemulihan yang ibu alami setelah pulang dari rumah sakit adalah aktivitas yang dapat
dilakukan, aktivitas yang terhambat dan proses penyembuhan yang berjalan lancar serta lambat.
Tiga orang mengalami kelainan jalan lahir,
dua orang mengalami kelainan pada janin,
dua orang karena ketuban pecah sebelum
waktunya. Semua bayi yang dilahirkan segera menangis. Perasaan ibu saat mendengar bayinya telah lahir adalah lega,
haru dan senang. Mayoritas ibu mengalami aktivitas yang terhambat setelah operasi
seksio sesarea. Mayoritas partisipan mengalami proses pemulihan yang lambat setelah operasi
seksio sesarea. Diharapkan agar petugas kesehatan
dapat memberikan informasi dan penyuluhan tentang cara melahirkan yang aman, sehingga angka kejadian seksio sesarea
yang tidak perlu dapat dihindari.Proposal Skripsi Keperawatan:Pengalaman Ibu Primipara Yang Melahirkan Secara Seksio Sesarea
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar