Abstrak
Penyakit kronis dapat berdampak
besar pada aktivitas atau gaya hidup seseorang. Hal ini menunjukkan bahwa
sesungguhnya penyakit kronis
merupakan stressor bagi lansia,
sehingga dibutuhkan
upaya-upaya yang dilakukan
seorang lansia untuk mangatasi
stressor baik dari dalam diri maupun dari lingkungan yang disebut dengan koping.
Jenis-jenis koping antara
lain merasa optimis
mengenai masa depan, menggunakan dukungan
sosial, menggunakan sumber
spiritual, mengontrol situasi maupun perasaan
dan menerima kenyataan
yang ada. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi koping
yang digunakan lansia
terhadap penyakit kronis yang
dideritanya di Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor Medan dengan
menggunakan desain penelitian deskriptif eksploratif.
Jumlah sampel dalam penelitian ini
sebanyak 53 orang dengan teknik
pengambilan sampel purposive sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari kuesioner data demografi dan
kuesioner koping lansia
yang berisi 16 pernyataan. Hasil
penelitian berdasarkan karakteristik responden menunjukkan mayoritas
responden berumur 60-69 tahun (62,3%), jenis kelamin
perempuan (75,5%), agama
Islam (96,2%), suku batak
(20,8%), pendidikan terakhir SD
(50,9%), pekerjaan sebelumnya pegawai swasta/ wiraswasta
(43,4%), jenis penyakit
kronis Hipertensi dan
Diabetes Melitu s (masing-masing
32,1%) dan mayoritas lama menderita 0,5-1,5 tahun (37,7%). Hasil penelitian berdasarkan
koping lansia terhadap
penyakit kronis yaitu,
koping yang merasa optimis
mengenai masa depan
(73,6%)sangat setuju akan
adanya harapan akan kesembuhan
penyakitnya, koping yang menggunakan dukungan sosial (64,2% ) sangat setuju
berbicara dengan orang
lain, koping yang
menggunakan sumber spiritual
(90,6%) sangat setuju percaya bahwa Tuhan akan memberikan kesembuhan, koping yang
mencoba tetap mengontrol
situasi dan perasaan
(47,2%) sangat setuju menolak jika
dikatakan pembawa masalah,
koping yang mencoba
menerima kenyataan yang ada
(52,8%) sangat setuju
menerima kenyataan hidup . Saran
untuk penelitian selanjutnya perlu
dilakukan dengan jumlah
sampel yang lebih
besar sehingga hasilnya lebih
akurat dan dengan
menggunakan
pengklasifikasian jenis koping yang
lainnya, serta pada
jenis penyakit kronis
lainnya, sehingga dapat menggambarkan keadaan
yang lebih sebenarnya
tentang koping lansia
dengan penyakit kronis.Proposal Skripsi Keperawatan:Koping Lansia Terhadap Penyakit Kronis Yang Diderita
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar