Abstrak
Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) jenis
CuT-380A merupakan alat yang terbuat dari
bahan yang aman (plastik dililiti oleh tembaga) dan dimasukkan kedalam rahim oleh bidan atau dokter yang terlatih. Alat
kontrasepsi dalam rahim merupakan alat kontrasepsi
jangka panjang yang memiliki efektifitas tinggi
untuk menjarangkan kelahiran
anak. Alat kontrasepsi dalam rahim bukanlah alat kontrasepsi yang sempurna, sehingga masih terdapat efek samping
seperti pola perdarahan menstruasi lebih
banyak dan lebih lama. Rancangan: Suatu penelitian cross sectional tentang karakteristik
pola haid ibu pengguna alat kntrasepsi dalam rahim di Puskesmas Medan Polonia.
Hasil penelitian berdasarkan
jumlah darah pada ibu pengguna alat kontrasepsi
dalam rahim setelah 3 bulan pemakaian alat konrasepsi sebanyak 15 responden (50,0%) ibu mengalami haid menjadi
banyak dan menggunakan 2 - 4 doek / hari
sebanyak 16 responden (53,3%). Lamanya darah pada ibu pengguna alat kontrasepsi dalam rahim setelah 3 bulan
pemakaian alat konrasepsi sebanyak 20 responden
(66,7%) ibu mengalami perdarahan selama 1 minggu. Warna darah pada ibu pengguna alat kontrasepsi dalam rahim
setelah 3 bulan pemakaian alat konrasepsi sebanyak 13 responden (43,3%) ibu mengalami
bercak / spotting dan bentuk darah pada
ibu pengguna alat kontrasepsi dalam rahim setelah 3 bulan pemakaian alat konrasepsi sebanyak 13 responden (43,4%) ibu
mengalami darah seperti bercak / spotting. Saran bagi petugas kesehatan, menjelaskan
kepada calon aseptor kontrasepsi ada
efek samping dari pemakaian kontrasepsi dalam rahim seperti pola haid berupa jumlah haid menjadi lama dan
banyak, bentuk darah berupa bercak / spotting.Proposal Skripsi Keperawatan:Karakteristik Pola Haid Ibu Pengguna Alat Kontrasepsi Dalam Rahim
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar