ABSTRAK
Penyakit gagal ginjal kronis merupakan suatu
keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang bersifat menahun,
berlangsung progresif dan irreversibel tanpa memperhatikan penyebabnya. Pasien
gagal ginjal kronis akan menjalani hemodialisa sepanjang hidup apabila pasien
tersebut tidak menjalani transplantasi ginjal. Kondisi ketergantungan kepada
mesin dialisa dan perubahan gaya hidup terencana berhubungan dengan terapi
hemodialisa menjadi masalah bagi pasien sehingga diperlukan cara dalam
mengatasi masalah tersebut. Koping adalah cara yang dilakukan individu dalam
menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan dan respon terhadap
situasi yang mengancam. Koping yang dilakukan ada dua yaitu adaptif dan
maladaptif.
Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui koping yang dilakukan pasien penderita penyakit gagal ginjal
kronis yang menjalani hemodialisa di RSUP H.Adam Malik Medan. Desain penelitian
ini adalah deskriptif murni. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien
gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa kurang dan sama dengan satu
tahun di RSUP H.Adam Malik Medan dengan jumlah sampel 41 orang. Pengambilan
sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan
kuisioner strategi koping dengan skala Likert. Data disajikan dalam tabel
distribusi frekuensi. Dari hasil penelitian 26 atau 63,42% responden melakukan
koping adaptif dan 15 atau 36,58% responden melakukan koping yang maladaptif.
Koping yang paling sering digunakan pasien adalah spiritual. Hasil penelitian
ini direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengidentifikasi
mekanisme koping terkait data demografi.
Proposal Skripsi Keperawatan: Koping Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar