Abstrak
Setelah memiliki anak pertama dan
berkeinginan untuk memiliki anak kedua, tidak sedikit para ibu yang mengalami kesulitan
untuk hamil lagi. Kondisi ini dikenal dengan sebutan infertilitas sekunder. Menurut Badan
Statistik di Amerika Serikat pada tahun 2006,
diperkirakan 3,3 juta pasangan di Amerika Serikat mengalami infertilitas sekunder. Di Indonesia dilaporkan oleh Nur
Sibuea (1999), pasangan yang mengalami infertilitas
sekunder sebesar 15,6 %. Kegagalan mengembangkan keluarga pada pasangan suami istri akan menyebabkan perasaan
sedih dan cemas. Untuk itu perlu diketahui
kecemasan pasangan usia subur tersebut terhadap infertilitas sekunder.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana
kecemasan pasangan usia subur terhadap infertilitas
sekunder. Desain penelitian yang digunakan kualitatif fenomenologi. Waktu penelitian mulai dari September 2010 – Mei
2011, jumlah partisipan sebanyak enam pasang
suami istri. Dari penelitian diperoleh
reaksi pasangan terhadap infertilitas sekunder
adalah kesedihan, cemburu/iri dan cemas. Dampak perubahan psikologis akibat infertilitas sekunder. Kemampuan
mengatasi masalah adalah berusaha mencari dan mengikuti program pengobatan baik medis
maupun tradisional, pasrah dan berdoa, berusaha
melupakan atau mengalihkan perhatian dan menceritakan masalah kepada orang lain/keluarga. Harapan para pasangan
infertilitas sekunder. Keenam partisipan istri mengatakan cemas karena usia mereka sudah
beresiko untuk hamil. Keenam partisipan istri
juga menceritakan masalah mereka kepada orang lain yang senasib dengannya juga dengan keluarga. Semua pasangan partisipan
mempunyai harapan yang cerah buat anak mereka
walaupun hanya satu orang saja. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar memberikan informasi, masukan serta dukungan
kepada pasangan yang mengalami infertilitas
sekunder.Proposal Skripsi Keperawatan: Kecemasan Pasangan Usia Subur Terhadap Infertilitas Sekunder
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar