ABSTRAK
Setiap individu membutuhkan rasa
nyaman. Kebutuhan rasa nyaman ini
dipersepsikan berbeda pada setiap orang. Kondisi ketidaknyamanan yang paling sering dihadapi klien adalah
nyeri. Nyeri merupakan sensasi ketidaknyamanan
yang bersifat individual. Klien merespon nyeri yang dialaminya dengan beragam cara, misalnya berteriak,
meringis, dan lain-lain. Oleh karena nyeri
bersifat subjektif, maka perawat mesti peka terhadap sensasi nyeri yang dialami klien Dalam konteks keperawatan,
perawat harus memperhatikan dan memenuhi
rasa nyaman. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, yang bertujuan untuk mengkaji
nilai dari intensitas nyeri dan perilaku nyeri pada pasien pasca bedah ORIF. 34 pasien
pasca bedah ORIF didapatkan dengan
metode purposive sampling di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Ada m Malik Medan.
Data yang didapatkan bersumber
dari hasil pengukuran menggunakan
instrumen ukur data demografi, Skala Numerik Intensitas Nyeri/PNRS dan Laporan Observasi Perilaku
Nyeri (Pain Behavior Observation Protocol).
Uji validitas dan reabilitas instrument dalam penelitian ini tidak dilakukan karena penelitian ini menggunakan
desain penelitian deskriptif dan juga penelitian
ini telah mendapatkan uji validitas dan reabilitas dengan hasil valid oleh para peneliti sebelumnya. Pengukuran ini
dilakukan selama 3 hari berturutturut, yang penyajiannya dalam bentuk tabel
distribusi. Hasil penelitian perilaku nyeri
menunjukkan bahwa nilai yang dihasilkan berbanding lurus dengan intensitas nyeri yang dihasilkan. Hasil
penelitian diatas dirincikan berdasarkan lama hari rawatan yaitu pada hari ke-2 hari
rawatan pasca bedah ORIF, Intensitas nyeri
terbanyak yang dimiliki responden adalah intensitas nyeri berat yaitu 33 orang (97,6%), dan jumlah responden yang
memiliki intensitas nyeri sedang 1 orang
(2,9%). Sedangkan perilaku nyeri hari ke-2 setelah pembedahan perilaku nyeri kategori tinggi sebanyak 22 orang
(64,7%), perilaku nyeri kategori sedang sebanyak
12 orang (35,3%). Jadi semakin banyak hari rawatan pasca bedah ORIF, maka semakin sedikit respon nyeri yang
dihasilkanProposal Skripsi Keperawatan: Intensitas Nyeri dan Perilaku Nyeri pada pasien Pasca Bedah ORIF
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar