ABSTRAK
Mahasiswa
sebagai bagian dari masyarakat Indonesia dan khususnya sebagai generasi penerus bangsa diharapkan memiliki
perilaku hidup sehat. Aktivitas yang padat
serta kehidupan sosial pada mahasiswa sangat mempengaruhi perilaku hidup sehatnya khususnya pola makannya sehari-hari. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan gizi, pola makan, dan status gizi mahasiswa Pendidikan
Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan
tahun 2010. Penelitian ini bersifat deskriptis dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh mahasiswa
PTKI Medan. Pengambilan sampel dilakukan
dengan metode acak sederhana. Data pengetahuan gizi untuk menggambarkan pengetahuan gizi mahasiswa yang
diperoleh dengan menggunakan kuesioner.
Pola makan untuk menggambarkan tingkat konsumsi energi dan protein yang diperoleh dengan menggunakan metode food recall 24 jam dilakukan dua kali dan menggunakan food frequency questionnaire untuk mengetahui jenis dan frekuensi makan. Status gizi diukur dengan menggunakan metode antropometri (Indeks Massa Tubuh). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengetahuan gizi mahasiswa dalam kategori baik, akan tetapi pola makan berdasarkan jenis makanan dan frekuensi makan masih kurang baik. Demikian juga dalam konsumsi energi sebagian besar mahasiswa dalam kategori kurang (23,1%) dan defisit (43,9%). Sedangkan konsumsi protein sebagian besar mahasiswa dalam kategori sedang (51,6%) dan baik (20,9%). Status gizi mahasiswa berdasarkan IMT, ditemukan sebesar 31,9% mahasiswa status gizinya kurus tingkat ringan dan 1,1 % mahasiswa status gizinya kurus tingkat berat. Perlu disosialisasikan kepada mahasiswa tentang Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) sehingga kebutuhan gizi harian mahasiswa dapat terpenuhi.
Pola makan untuk menggambarkan tingkat konsumsi energi dan protein yang diperoleh dengan menggunakan metode food recall 24 jam dilakukan dua kali dan menggunakan food frequency questionnaire untuk mengetahui jenis dan frekuensi makan. Status gizi diukur dengan menggunakan metode antropometri (Indeks Massa Tubuh). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengetahuan gizi mahasiswa dalam kategori baik, akan tetapi pola makan berdasarkan jenis makanan dan frekuensi makan masih kurang baik. Demikian juga dalam konsumsi energi sebagian besar mahasiswa dalam kategori kurang (23,1%) dan defisit (43,9%). Sedangkan konsumsi protein sebagian besar mahasiswa dalam kategori sedang (51,6%) dan baik (20,9%). Status gizi mahasiswa berdasarkan IMT, ditemukan sebesar 31,9% mahasiswa status gizinya kurus tingkat ringan dan 1,1 % mahasiswa status gizinya kurus tingkat berat. Perlu disosialisasikan kepada mahasiswa tentang Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) sehingga kebutuhan gizi harian mahasiswa dapat terpenuhi.
Skripsi Ilmu Kesehatan Masyarakat: Pengetahuan Gizi, Pola Makan dan Status Gizi Mahasiswa Pendidikan Teknologi Kimia Industri (PTKI)
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar