ABSTRAK
Pendidikan kesehatan adalah hal
yang sangat penting diberikan pada pasien
yang akan menjalani tindakan operasi. Pemberian pendidikan kesehatan praoperasi berkaitan dengan kesiapan dan
ketenangan pasien dalam menerima proses
dan hasil operasi. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan
one-group pre-post test design yang
bertujuan untuk mengidentifikasi tanda
vital pasien praoperasi. Jumlah sampel 30 orang dengan menggunakan teknik
purposive. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Sebelum perlakuan, pemeriksaan
tanda vital untuk tekanan darah terdapat sebanyak 33,3% memiliki sistolik yang tidak normal dan 13,3 memiliki
diastolik yang tidak normal.
Setelah perlakuan
maka diperoleh hasil sebanyak 83,3% memiliki sistolik yang normal dan 96,7% memiliki diastolik yang normal. Pada
pemeriksaan denyut nadi sebelum
perlakuan terdapat 3,3% yang memiliki pola denyut nadi yang tidak normal dan setelah perlakuan, seluruh
responden memiliki pola denyut nadi yang normal. Pada pemeriksaan pernapasan, sebelum
diberikan perlakuan 26,7% memiliki pola
pernapasan yang tidak normal, setelah perlakuan didapat bahwa 90% responden memiliki pola pernapasan yang
normal. Hasil diuji dengan Paired Sample
t-test, diperoleh ρ (2-tailed) untuk tekanan darah=0,002, untuk
denyut nadi=0,001 dan
pernapasan=0,000 dengan α=0,05.
Hal ini menunjukkan
bahwa hipotesa penelitian Ha
diterima (gagal ditolak) yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap tanda vital
pasien praoperasi. Oleh karena itu
disarankan sebelum menjalani tindakan operasi, pasien harus diberikan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan
kesiapan dan kenyamanan pasien.Proposal Skripsi Keperawatan: Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Praoperasi Terhadap Tanda Vital Pasien
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar