Abstrak
Masa
bayi baru lahir (neonatal) adalah masa 28 hari pertama kehidupan manusia.
Pada masa ini terjadi proses
penyesuaian sistem tubuh bayi dari kehidupan intra uteri ke kehidupan ekstra uteri. Masa ini
adalah masa yang perlu mendapatkan perhatian
dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi. Budaya suku Batak Toba
mempunyai tradisi-tradisi tertentu yang telah
diterapkan secara turun-temurun hingga sekarang dalam hal perawatan bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan
desain kualitatif fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui dan menggali lebih
dalam tentang perawatan bayi baru lahir
menurut perspektif budaya suku Batak Toba di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.
Pengumpulan data dilakukan
pada tanggal 15 Januari 2011 sampai 20
April 2011 menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak lima partisipan. Proses pengumpulan data
dilakukan dengan wawancara mendalam
dengan menggunakan alat perekam. Hasil penelitian menunjukkan perawatan bayi baru lahir menurut perspektif
budaya Batak Toba yaitu terdiri dari perawatan
organ tubuh, perawatan tali pusat, perawatan higiene dan kulit, perawatan saluran cerna, mempertahankan suhu
dan menghangatkan tubuh bayi, pemenuhan
nutrisi, pemberian kekebalan, dan perawatan khusus lainnya yaitu maranggap, maresek-esek serta pemberian
pasu-pasu (berkat). Hasil penelitian ini diharapkan akan dapat dijadikan sebagai bahan
pengetahuan dan informasi bagi perawat
dalam mengenal budaya suku Batak Toba dan merencanakan asuhan keperawatan yang komprehensif terkait dengan
perawatan bayi baru lahir. Budaya tersebut
juga harus disaring karena adanya budaya yang berdampak negatif terhadap kesehatan bayi, dan perlu diadakan
penyuluhan terkait dengan perawatan bayi
baru lahir.Proposal Skripsi Keperawatan:Perawatan Bayi Baru Lahir Menurut Perspektif Budaya
Downloads Versi PDF >>>>>>>Klik Disini
Bab I
|
Downloads
| |
Bab II
|
Downloads
| |
Bab III - V
|
Downloads
| |
Daftar Pustaka
|
Downloads
| |
Lampiran
|
Downloads
|

0 komentar